Sunday, August 28, 2016

Pengalaman Kena Tipu Lewat Telfon

Di jaman sekarang banyak model penipuan dengan bermacam kedok. Tapi kedoknya apa saja saya juga kurang tahu karena saya bukan penipu.

Tapi ini adalah salah satu bentuk penipuannya yang saya tahu karena saya sendiri pernah mengalaminya, namun disini saya bukan sebagai pelaku tapi saya sebagai korban.

Kejadiannya waktu itu ketika saya dalam perjalanan mengendarai sepeda motor tiba-tiba hp saya bergetar pertanda ada panggilan masuk. Karena nomor baru yang nelpon jadi saya tidak tahu itu dari siapa, dan saya angkatlah hp saya. Kemudian terjadilah percakapannya.

Mister x: "hallo.."

Saya: "ya hallo.. ini dengan siapa ya?"

Mister x: "ini dari kepolisian, apakah anda punya saudara di Jakarta?"
(Sepontan saya langsung terpengaruh karena saya berpikir itu dari kepolisian jadi saya tidak berani bicara yang macam-macam dan yang membut saya percaya kalau itu dari pihak kepolisian karena gaya bicaranya yang menurut saya nada seorang polisi)

Saya: "iya saya punya adik yang sedang bekerja di jakarta" (waktu itu saya masih di desa tepatnya di Kabupaten Banjarnegara) "ada apa ya..." (tanya saya penasaran, dalam hati saya berpikir, dari kepolisian terus menanyakan kepastian kalau saya adalah kakaknya, disitu saya langsung panik sehingga tidak bisa berpikir jernih dan seolah saya terbawa ke perangkap tipuannya yang menurut saya cukup pandai tentang psikologi)

Saya: "adik saya si fulan ya.."(tanpa sengaja saya sebutkan namanya tanpa memastikan dulu siapa nama adik saya)

Mister x: "iya.. begini.. jadi adik saudara habis kecelakaan dan menabrak orang sampai mati dan untuk sementara kami tahan dan pihak si korban ingin meminta kepastian kalau saudara bersedia bertanggung jawab"

Saya: "ya pak saya akan bertanggung jawab. Tapi bagaimana caranya pak?"

Mister x: "tapi ini harus cepat, ini soalnya pihak korban minta kepastian segera karena kalau tidak adik saudara akan dipenjara"

Saya: "boleh saya bicara sebentar pak dengan adik saya?"

Mister x: "maaf saudara, untuk saat ini belum bisa karena situasinya seperti dan pihak korban ingin cepat ada kepastian"

Saya: "waduh gimana ya pak.. apa yang harus saya lakukan"

Mister x: "begini saja, karena ini harus cepat dan kalau terlambat adik saudara bisa masuk penjara, sekarang begini saja. Apakah saudara dekat konter pulsa? Ok sekarang saudara transfer pulsa dulu sebanyak 200 ribu (saya agak lupa nominalnya karena kejadiannya sudah cukup lama) sebagai jaminan kalau anda bersedia bertanggung jawab".

Saya: "oh..eh..bentar". (langsung saya matikan telfonnya, kemudian karena disitu disebutkan tentang transfer pulsa, saya sedikit tersadar dan mulai berpikir tentang keadaan ini kemudian saya langsung cek dan segera saya kontak adik saya lewat hp ternyata tidak ada apa-apa dan menandakan kalau semua baik-baik saja. Baru saya tersadar kalau saya sedang kena tipu. Huff.. saya menghela nafas lega.

Walau nomor yang tadi nelfon lagi langsung saya matikan.

Itulah pengalaman saya yang benar-benar pernah saya alami hampir kena tipu. Mungkin ilustrasi percakapannya tidak sama persis dengan kejadiannya tapi kurang lebih seperti itu karena kejadiannya sudah cukup lama.

Semoga dengan kejadian ini bisa menjadi pelajaran khususnya buat saya dan teman-teman sekalian agar lebih berhati-hati dalam setiap kondisi dan keadaan. Karena banyak sekali model penipuan dengan berbagai macam jenisnya.

Selalulah berhati-hati serta bertindak dan berpikirlah dengan tenang dalam situasi sesulit apapun. Dan yang terpenting adalah berdoa selalu sebelum melakukan kegiatan apapun.

Sekian apa yang bisa saya sharing kali ini semoga bermanfaat.

Tuesday, June 14, 2016

Pengalaman Menjadi Pemandu Nyanyi Lagu Indonesia Raya

Mungkin ini adalah pengalaman pertama saya untuk menjadi pemandu yang memimpin lagu indonesia raya.

Waktu itu adalah hari senin seperti biasa pada hari senin jadwal di tempat kerja saya adalah upacara atau istilahnya apel pagi yang dimulai pukul enam pagi. Dan selain hari senin kerjanya dimulai jam enam tiga puluh.

Sebenarnya tidak ada yang spesial menurut saya upacaranya karena hanya berisi aktifitas yang sama setiap upacara. Yaitu penyampaian arahan oleh atasan, menyanyikan lagu indonesia raya, pembacaan etos kerja, pembacaan ikrar janji karyawan dan terakhir penutup dengan pembacaan doa.

Untuk petugas yang menjadi pemandu lagu indonesia raya adalah wanita.

Nah untuk kaum pria termasuk saya tugasnya bergilir mengikuti jadwal untuk membacakan etos kerja dan ikrar janji karyawan.

Nah untuk petugas yang menjadi pemandu menyanyikan lagu indonesia raya kan yang perempuan, terus bagaimana ceritanya saya yang laki-laki bisa jadi petugasnya?

Waktu itu kebetulan saya bangun agak telat jadi berangkatnya juga telat, sebenarnya bukan kali pertama saya telat mengikuti upacara. Tapi waktu itu entah kenapa saya yang baru tiba langsung ikut berbaris dengan nafas yang masih ngos-ngosan tiba-tiba ditunjuk untuk memimpin menyanyikan lagu indonesia raya sayapun maju ke depan walaupun saya tidak percaya diri karena tidak terbiasa dan harus menggerakkan kedua tangan seperti pemimpin orkesta disebuah pertunjukan.

Walaupun saya kurang tahu pergerakan tangannya harus bagaimana yang benar akhornya saya paksakan saja sekenanya.

Terbayang kan malu juga rasanya apa lagi sekilas saya melihat beberapa teman saya tertawa kecil seolah sedang menyembunyikan perasaannya yang terhibur dengan pertunjukannya.

Itulah ceritaku, apa ceritamu?

Monday, April 25, 2016

Ngeblog Sebagai Part Time

Melakukan pekerjaan sambilan memang tidak mudah apalagi kalau belum terbiasa. Kadang melakukan pekerjaan yang tidak nyambi saja susah. Itulah yang saya rasakan saat ini. Yaitu selain bekerja offline saya juga ingin bekerja online terkhususnya ngeblog.

Istilahnya kerja sambil ngeblog.

Kesabaran dan ketekunan serta optimis sangat diperlukan terutama adalah keyakinan yang kuat untuk berhasil. Awalnya ngeblog memang sambilan tapi saya berharap nantinya bisa menjadi pekerjaan tetap saya, bukan lagi sebagai sambilan.

Terkadang saya kebayang enaknya saja tentang keberhasilan pekerjaan online saya. Saya membayangkan enaknya punya duit banyak, kerja hanya dari rumah, bisa meluangkan waktu lebih banyak bersama keluarga tercinta. Tidak perlu kerja jauh-jauh merantau ke negeri orang jauh dari keluarga. Maklum saya pernah merasakan jauh dari keluarga. Sedih rasanya dan terasa ada yang kurang.

Nyamannya kerja tanpa atasan, tanpa disuruh-suruh sama bos, belum lagi kalau melakukan kesalahan harus siap dimarahi. Enak sekali rasanya menjadi mandiri menjadi bos untuk diri sendiri.

Dari sisi waktu juga lebih fleksibel tergantung jadwal yang kita buat sendiri. Kerja hanya beberapa jam saja dari rumah gajian tiap bulan. Bahkan kalau lagi kurang semangat tidak kerjapun uang terus mengalir ke kantong kita.

Enak bukan?

Tapi ingatlah tidak ada yang instan. Tidak ada yang mudah sebenarnya untuk mencapai semua itu. Semua butuh perjuangan, butuh kerja keras, pengorbanan dan mental yang tidak sembarangan. Dan insyaallah bisa mencapai ke arah itu.

Mulailah saat ini juga, melangkahlah selangkah demi selangkah, walau terjatuh itu adalah pembelajaran.

Terjatuh adalah proses yang harus dilalui, syarat untuk mencapai impian adalah penderitaan.

Mungkin saya rasa itu dulu tulisan saya saat ini. Saya tidak bermaksud menggurui siapapun saya hanya bertujuan memotifasi diri saya sendiri agar bisa bangkit dari keterpurukan mental ini. Bangkit dari kemalasan, bangkit dari satu keadaan menuju keadaan yang lebih baik. Semoga.

Thursday, December 31, 2015

Benarkah Tidak Ada Kerja yang Gampang

Bekerja memang bisa dibilang tidak ada yang mudah dimulai dari mencari pekerjaan, ya sebelum bekerja saja sudah sulit untuk mencarinya. Setelah dapat pekerjaanpun terkadang tidak sesuai dengan yang diinginkan bisa itu berupa terpaksa dari pada tidak ada pekerjaan, sudah dapat kerjaan namun gaji yang tidak sesuai, kadang gaji sudah sesuai namun suasana kerja tidak kondusif seperti bosnya galak atau rekan kerja yang tidak bersahabat dan lain sebagainya.

Namun walaupun begitu adanya tidak selalu pekerjaan itu sulit. Banyak juga dari kita yang mendapat pekerjaan yang enak. Yaitu pekerjaan yang sesuai dengan yang diharapkan. Sesuai dengan bakat, gaji yang bisa dikatakan lumayan, bos yang pengertian, dll.

Namun begitu kita harus selalu siap dalam segala situasi. Karena resiko itu tidak bisa dielakkan lagi. Dan yang terpenting dari semua itu adalah bagaimana cara pandang kita menyikapi suatu keadaan. Hidup harus terus berjalan. Mungkin kita menganggap si A kerjanya enak, gajinya besar dan mendapat fasilitas pula. Tapi belum tentu dia juga merasa hal yang sama seperti yang orang lain lihat. Kita hanya bisa menilai dari apa yang bisa kita lihat.

Apapun pekerjaan kita asalkan itu pekerjaan yang baik, nikmatilah dan cintailah pekerjaan kita. Dari pada kerja dengan keterpaksaan namun tetap saja kita melakukannya, lebih baik menikmati pekerjaan yang sedang kita jalani.


Belajar Menulis Dengan Memanfaatkan Blog Diary

Menulis memang tidak mudah kalau belum terbiasa apalagi kalau tidak hobi menulis. Agar menulis menjadi mudah adalah belajar dengan cara berlatih membiasakan menulis. Nah salah satu cara agar terbiasa menulis adalah dengan memanfaatkan blog. Cara yang paling mudah adalah dengan membuat blog diary atau personal blog.

Dengan menulis di blog diary maka menulis akan menjadi mudah alasannya karena dengan menulis diary tidak perlu repot-repot mencari ide seperti akan membuat artikel yang berat (hehe memang apaan kok berat). Karena dengan menulis diary maka kita bebas untuk menulis apa saja yang ingin kita tulis. Ya apa saja. Bisa berupa pengalaman pribadi maupun orang lain, pendapat pribadi tentang suatu hal, ataupun sekedar curhat perasaan kita atau unek-unek.

Maka dengan membiasakan diri menulis maka secara otomatis kemampuan menulis kita akan terasah. Dan setelah pandai menulis bolehlah membuat blog dengan topik tertentu dan biasanya menulis tidak lagi menjadi kendala dalam ngeblog.

Dan ini saya rasakan sendiri setelah saya sering membuat tulisan di blog diary saya, saya merasa tidak terlalu sulit untuk menulis lagi. Karena semakin sering kita melakukan sesuatu, maka lama kelamaan akan terbiasa dan kalau sudah terbiasa maka akan menjadi mudah. Begitu halnya dengan menulis.

Demikian sekedar berbagi pengalaman saja tentang cara memanfaatkan blog diary untuk belajar menulis.


Wednesday, December 30, 2015

Macam Pekerjaan Kantoran di Sawit Kalimantan

Mumpung masih di Kalimantan saya akan berbagi sedikit tentang jenis-jenis pekerjaan yang ada di perkebunan sawit Kalimantan.

Untuk jenis pekerjaan secara umum yang ada di perkebunan sawit sudah saya jelaskan pada artikel sebelumnya dan kali ini saya akan bahas yang kaitannya dengan kantor.

Untuk kantor biasanya ada dua macam kantor. Yang pertama adalah Kantor Besar dan yang kedua adalah Kantor Divisi.

Kantor Divisi

Kantor Divisi adalah kantor untuk basis para pekerja langsung (pekerjaan yang berhadapan langsung dengan lapangan) misalnya para pemanen, krani panen, mandor panen, mandor perawatan, krani divisi dan asisten.

Kantor divisi ini biasanya ramai pada pagi hari saat berkumpulnya para pekerja untuk apel pagi. Jadi sebelum bekerja, biasanya diadakan apel setiap pagi untuk pengarahan dan evaluasi. Dan yang bertugas mengurus laporan kantor divisi adalah krani divisi.

Kantor Besar

Kantor besar adalah induk dari beberapa kantor divisi. Jadi biasanya dalam satu estate terdapat satu kantor besar dan beberapa kantor divisi biasanya terdapat 3-5 divisi. Pekerja yang ada di kantor besar adalah pekerja tidak langsung (pekerja yang tidak terjun langsung di lapangan). Pekerjaan yang terdapat di kantor besar adalah kaitannya dengan administrasi berupa data dan laporan.

Bagi Anda yang ingin kerja di kantor besar, simak terus. Hehe

Ok lanjut. Pekerjaan yang biasa dikerjakan di kantor besar ini adalah semua laporan yang berkaitan dengan dunia sawit.

Para pekerja yang bekerja di kantor besar antara lain:
- Manager Kebun
- KTU/Kasie
- Senior Asisten
- Asisten Manager
- Admin Tanaman
- Pembukuan
- Pembelian
- Kasir
- Personalia

Demikian sedikit info yang saya ketahui tentang pekerjaan di kantor perkebunan sawait Kalimantan dan semoga bermanfaat.

Thursday, December 24, 2015

Kendala Menulis

Menurut sebagian orang menulis mungkin hal yang mudah. Terutama bagi yang terbiasa dan yang hobi menulis. Bahkan menulis bisa menjadi hal yang mengasyikan. Jadi tidak lagi merasa berat apalagi sebagai beban.

Namun bagi yang masih belajar seperti saya, menulis memang terasa sulit. Sulit mencari ide, kemudian setelah ide sudah ditangan tinggal kesulitan untuk menuangkannya dalam bentuk tulisan. Belum lagi adanya perasaan kurang percaya diri dengan tulisannya. Apakah tulisan saya layak dibaca orang lain? Dan kendala lainnya. Mungkin pengalaman Anda bisa berbeda dengan saya.

Walaupun demikian jangan sampai kendala tersebut menyurutkan semangat kita. Teruslah lakukan apa yang menjadi tujuan Anda. Saya yakin tidak ada hal yang tak mungkin asalkan kita mempunyai kemauan yang keras. Bisa karena biasa.

Maka langkah yang paling mungkin untuk kita lakukan adalah menulis. Menulislah apa saja yang ingin kita tulis. Tulislah apa saja yang ada di kepala. Tulislah pengalaman yang kita alami. Dan janganlah beranggapan kalau tulisan kita jelek.

Karena memang senenarnya menulis itu simpel. Tulislah apa saja yang ingin ditulis.

Demikian semoga saya bisa menjadi orang yang tidak mudah menyerah demikian juga Anda.

Saturday, November 28, 2015

Main ke Rumah Seorang Blogger

Bingung rasanya mau menulis tentang apa dan menulis apa. Padahal inginnya menjadi seorang full time blogger tetapi menulis artikel saja seolah kehabisan ide. Rasanya seperti kehabisan ide menulis. Mungkin karena belum terbiasa menulis sehingga menulis terasa susah.

Kalau melihat orang lain yang sudah lebih dulu menekuni dunia online rasanya saya jauh sekali dari mereka dalam hal semangat, antusias, dan visi misinya. Kalau saya melihat teman saya yang sudah duluan menekuni dunia blogging dan semacamnya, saya melihat mereka benar-benar fokus, tidak kenal lelah dan sepertinya mereka tidak bosan-bosan melakukan hal yang harus dilakukan dan mereka merasa yakin akan hasil yang akan mereka dapatkan.

Kebetulan saya mempunyai dua orang teman dan mereka adalah seorang blogger. Yang satu adalah seorang blogger dan yang satu lagi adalah seorang penulis konten, jasa hosting dan maintanance website atau blog. Sekilas ketika saya bermain ke rumahnya saya melihat aktifitas online-nya memang layaknya sebuah pekerjaan. Menguasai di bidangnya, mempunyai target yang jelas, dateline yang harus segera diselesaikan, dan mempromosikan jasanya. Dan semuanya dilakukan di rumah saja. Kapan saya bisa seperti itu ucap saya dalam hati. Jadi mereka benar-benar menjadikan aktifitas online sebagai pekrjaan. Kalau saya hanya baru sebatas merasa bangga menjadi seorang blogger, tetapi dari hasil bisa dikatakan nol, belum ada hasil.

Ingin rasanya mempunyai hobi yang bisa sekaligus dijadikan profesi alias pekerjaan. Saya membayangkan sepertinya asik sekali kalau bekerja sesuai dengan hobi. Bekerja tidak merasa bosan, menikmati pekerjaan, melakukan yang disukai dan dibayar.

Demikian sekilas coretan saya karena sedang tidak ada ide menulis jadi saya hanya menuliskan saja apa yang sedang saya pikirkan. Semoga ini menjadi pemacu saya untuk terus semangat ngeblog.

Monday, November 23, 2015

Inilah Rasanya Mempunyai Pekerjaan Baru

Bekerja memang sebuah perjuangan, dan yang namanya perjuangan biasanya tidak mudah untuk dilakukan. Ketika belum mendapatkan pekerjaan maka perjuangannya adalah mencari pekerjaan. Setelah mendapatkan pekerjaan, perjuangannya adalah menjalaninya ketika pekerjaan itu tidak sesuai dengan yang diharapkan baik itu gajinya, pekerjaan yang tidak sesuai dengan keahlian dan yang lainnya. Itulah perjuangan.

Saya sendiri pernah merasakan bagaimana susahnya mendapatkan pekerjaan. Setelah dapat pekerjaanpun terkadang terpaksa untuk dijalani.

Kali ini saya akan berbagi bagaimana rasanya berada di lingkungan kerja yang baru.

Berada pada lingkungan kerja yang baru memang butuh proses penyesuaian agar kita bisa merasa terbiasa dan paham akan rutinitas yang ada di lingkungan kerja yang baru. Pertamanya saya merasa canggung karena bersosialisasi dengan teman baru, atasan baru jadi saya merasa serba salah dan seperti culun. Bagaimana tidak, mau berkenalan malu, ikut kumpul bersama mereka juga malu jadi serba salah rasanya.

Mengenai pekerjaan, karena pekerjaan baru maka sayapun belum tahu mengenai apa yang harus saya kerjakan. Mau mengerjakan bagimana lah wong pekerjaannya apa juga tidak tau. Grogi rasanya, akhirnya liat aja dulu belajar dulu sama yang sudah terbiasa bekerja di situ.

Suasana seperti ini berlangsung cukup lama. Untuk menyesuaikan dengan lingkungan mungkin bisa satu minggu namun untuk bisa mengerjakan pekerjaannya paling tidak dua sampai tiga bulan bisa dipercaya untuk melakukan tugas sendiri. Jadi selama masa penyesuaian itu ketika kerja inginnya cepat pulang.

Sekian curhatan saya mengenai pengalaman bekerja di lingkungan yang baru.

Friday, November 20, 2015

Perjuangan Bekerja di Kalimantan

Benar apa yang dikatakan oleh orang bahwa hidup adalah perjuangan. Perjuangan memang gampang diucapkan tapi sulit untuk dikerjakan. Salah satunya adalah perjuangan mencari dan mendapatkan pekerjaan. Dijaman sekarang ini mencari pekerjaan memang tidak mudah dan saya sudah mengalami bagaimana susahnya mendapatkan pekerjaan. Beruntunglah bagi Anda yang sudah mendapatkan pekerjaan, nikmati dan syukurilah.

Perjalanan saya cukup panjang bisa diterima kerja di kantor di perusahaan perkebunan sawit Kalimantan.

Dimulai saat saya masih di Jawa Tengah dan karena terdorong oleh keadaan ekonomi yang masih serba pas-pasan sementara standar gaji bagi golongan karyawan setingkat buruh seperti saya memang tergolong minim hanya cukup untuk beli jajan. Kalau masih lajang atau masih hidup sendiri mungkin tidak terlalu dipikirkan yang penting bisa kerja. Tapi kalau sudah berkeluarga penghasilan sebesar itu memang tidak mencukupi apalagi semakin hari tanggungan dan kebutuhan hidup semakin besar saja. Akhirnya karena dorongan istri saya, sayapun memutuskan untuk merantau ke Kalimantan.

Setelah saya mencari-cari info tetangga, teman ataupun kenalan yang sudah bekerja di Kalimantan akhirnya sayapun bisa berangkat juga. Kebetulan karena waktu itu ada teman yang kebetulan sedang pulang kampung dan kesempatan untuk saya ikut. Saya masih ingat waktu itu karena saya belum ada uang untuk biaya transport ke Kalimantan akhirnya istri sayapun merelakan menjual perhiasannya dan juga sebagian tabungannya untuk saya pakai. Berat memang rasanya harus meninggalkan keluarga dan istri di kampung halaman, apalagi waktu itu anak saya masih bayi umurnya sekitar 7 bulan. Tapi apa daya itu semua saya lakukan  demi mereka.

Setelah tiba di Tanah perantauan Kalimantan

Setelah sampai di Kalimantan ternyata tidak semudah seperti yang saya bayangkan karena perjuangan pun dimulai lagi. Karena peluang kerja sulit, maka mencari kerjaan yang sesuai dengan keahlian saya masih susah dan terpaksa saya harus bekerja seadanya yaitu kerja panen sawit. Saya alami sendiri kalau memanen sawit itu susah dan beresiko, apalagi sebelumnya saya belum pernah yang namanya kerja fisik ditambah lagi badan saya memang kurus.

Karena saya tidak pandai kerja panen maka setelah tiga bulan saya pun diberhentikan. Jadi saya nganggur lagi. Karena hidup harus terus berjalan maka saya pun harus bekerja seadanya yaitu sebagai BHL, setau saya BHL adalah buruh harian lepas jadi kerja sistem borongan dan tidak terikat langsung dengan perusahaan, dari segi jaminanpun hampir dipastikan tidak ada. Waktu itu saya kerja sebagai pemupuk. Tugasnya adalah menabur pupuk di setiap pohon sawit biasanya berkelompok dan pelaksanaanya adalah membawa ember yang di beri gantungan dan dikalungkan ke punggung dan dibawa untuk ditaburkan ke pokok/pohon sawit. Kerja memang tidak mudah.

Saya kerja mupuk sekitar 3 bulanan kalau tidak salah, sambil saya tetap kerja saya juga mencari-cari info lowongan kerja dan saya juga sudah mengajukan beberapa surat lamaran di beberapa perkebunan sawit dan juga pabrik pengolahan sawit.

Singkat cerita akhirnya waktu itu saya diberi info kalau dibagian kantor dibutuhkan satu tenaga yang diharuskan bisa komputer. Saya mendapatkan info dari orang yang kebetulan tinggal serumah dengan saya karena di Kalimantan saya masih ikut tinggal serumah dengan beliau orang yang berjasa dalam perjalanan saya.

Setelah mengajukan lamaran dan kebetulan langsung interview akhirnya setelah beberapa lama saya dipanggil juga untuk interview kedua dan akhirnya saya diterima bekerja di sana.

Demikian dulu sedikit pengalaman saya mencari pekerjaan di Kalimantan. Semoga saya bisa berlanjut menuliskan ceritanya di kesempatan lain. Sekian dan semoga bermanfaat.


Thursday, November 19, 2015

Pengalaman Menjadi QC di Perusahaan Pembuatan Bulu Mata

Ini adalah pengalaman saya waktu menjadi seorang QC (Quality Control) di salah satu perusahaan pembuat bulu mata.

Berawal dari keinginan mencari kerja baru karena pekerjaan yang lama kurang mencukupi maka saya pun berusaha mencari pekerjaan baru entah bagaimana ceritanya saya bisa masuk ke PT pembuatan bulu mata. Tepatnya di kabupaten tempat saya tinggal.

Waktu itu saya melamar kerja dan hari itu pula saya langsung interview dan langsung diterima kerja kebetulan sedang dibutuhkan seorang QC. Dan akhirnya saya diterima bekerja di sana.

Tugas Seorang QC

Menjadi seorang QC sebenarnya tidak terlalu sulit karena tugas utamanya hanya mengecek, memeriksa produk agar sesuai dengan standar pada umumnya. Jadi bisa dikatakan - memastikan supaya produk yang diperiksa oleh QC sudah pas dan tidak ada kerusakan. Jadi memang dituntut supaya teliti sedetail mungkin dan cepat.

Karena waktu itu tugas saya adalah memeriksa bulu mata maka kerjaan saya hanya memeriksa bulu mata supaya siap untuk dikirim. Awal-awal menjadi QC saya diajari mengenai kesalahan pengerjaan yang bisa ditoleransi ataupun yang harus diperbaiki lagi pengerjaannya.

Sebelum memulai bekerja biasanya para QC berkumpul untuk evaluasi mengenai hasil kerja hari kemarin dikoreksi oleh QA mengenai kesalahan yang terlewatkan oleh QC. Meliputi siapa yang salah dan kesalahan apa yang telah dilakukan. Selain mengevaluasi, dibahas juga mengenai pekerjaan yang akan dikerjakan dan hal-hal yang perlu diperhatikan supaya tidak terjadi kesalahan.

Itulah masa lalu, hanya bisa saya kenang dan semoga dengan mengenang masa lalu bisa membuat saya menjadi lebih mensyukuri apa yang sekarang menjadi profesi saya.

Friday, October 16, 2015

Ngeblog, Antara Hobi dan Profesi

Saat ini saya belum menemukan titik terang dalam aktifitas ngeblog saya. Saya sendiri masih bingung apa sebenarnya tujuan saya ngeblog.

Mau dibilang hobi, saya sendiri tidak seperti orang yang sedang menikmati hobi saya. Karena kalau orang sudah hobi maka apapun akan diupayakan supaya hobi itu tersalurkan. Dan saya sepertinya tidak kelihatan seperti itu.

Kalau tujuan ngeblog saya adalah sebagai pekerjaan, sepertinya untuk saat ini masih jauh kalau dikatakan sebagai pekerjaan. Karena kalau orang bekerja biasanya akan berusaha bersungguh-sungguh dan melakukan upaya semaksimal mungkin. Dan tentunya ada imbalan dari apa yang kita kerjakan. Tetapi kalau saya ngeblog belum bersungguh-sungguh seperti orang yang sedang bekerja apalagi belum mendapatkan imbalan dari aktifitas ngeblog saya.

Jadi, apa tujuan saya ngeblog sebenarnya?

Dalam hati sebenarnya saya ngeblog dengan tujuan untuk mendapatkan pasif income dan bila perlu menjadi seorang full time blogger. Banyak hal yang saya pikirkan seandainya saya menjadi seorang full time blogger. Pokoknya saya hanya berpikir yang enak-enak saja dan yang menyenangkan.

Kalau dikatakan saya hobi ngeblog juga itu sepertinya kurang tepat karena saya orangnya tidak terlalu suka menulis dan sering merasa bingung kalau harus menulis dan apa yang harus saya tulis. Bisa dikatakan saya maksa nulis.

Jadi apa sebenarnya tujuan saya ngeblog? Apakah hanya sekedar ikut-ikutan orang lain saja? Bisa jadi. Karena melihat orang lain bisa berpenghasilan dari ngeblog maka sayapun ingin ikut juga tetapi hanya jalan di tempat. Tidak ada progres yang pasti.

Tetapi walaupun seperti itu saya akan terus berusaha menjadi lebih baik lagi pada hal yang sedang saya kerjakan. Dan saya harus terus memaksa diri ini agar tercapai tujuan awal saya ngeblog.

Demikianlah curhat saya tentang kegiatan ngeblog saya, karena hal inilah yang sedang saya pikirkan.

Tuesday, October 13, 2015

Nikmatnya Beres-beres Rumah

Melakukan hal yang disukai memang menyenangkan dan terkadang lupa waktu. Tanpa terasa waktunya cepat berlalu bahkan pekerjaan belum selesai. Seperti halnya saat saya sedang melakukan pekerjaan beres-beres rumah.

Merepikan rumah supaya rumah bersih dan rapi memang pekerjaan yang sangat saya sukai dan saya sangat menikmatinya bahkan terkadang sampai malam pun saya masih asyik mengerjakannya.

Entah kenapa ketika saya sedang beres-beres rumah saya merasa sangat senang dan saya sanagt menikmatinya sampai lupa waktu. Ada kepuasan tersendiri yang saya rasakan ketika melihat rumah menjadi rapi dan bersih. Dari bersih-bersih rumah, mengatur tata letak barang-barang dan perabot rumah dan sebagainya. Benar-benar menyenangkan.

Pada hari ini saya memang baru pindahan menempati rumah baru. Rumah ini bukan rumah saya tetapi rumah fasilitas dari perusahaan dimana saya bekerja. Rumahnya sederhana dan saya suka kalau tinggal di rumah sendirian karena lebih bebas dan lebih nyaman.

Demikianlah coretan saya kali ini, hanya sekedar berbagi.

Friday, September 25, 2015

Penyebab Ngeblog Tidak Fokus

Bagi Anda yang ingin sukses dalam ngeblog, maka sudah semestinya ngeblog itu dilakukan dengan serius. Agar ngeblog bisa dikatakan serius maka salah satu hal yang tidak boleh disepelekan adalah fokus. Fokus sangat penting dalam segala hal yang sedang dan akan dikerjakan begitupun dengan ngeblog.

Seperti yang sering saya jumpai di film-film yang bertemakan bela diri seperti karate atau kungfu, ketika sang guru mengajarkan muridnya sering dikatakan masalah fokus. "Fokus, kosongkan pikiran" menurut saya ketika seseorang melakukan satu pekerjaan misalkan saja berlatih kungfu maka dituntut untuk fokus, fokus pada apa yang sedang dikerjakan. Kosongkan pikiran maksudnya adalah mengosongkan pikiran dari hal-hal yang tidak berkaitan dengan yang sedang dikerjakan.

Nah setelah tahu bahwa fokus itu sangat penting dalam ngeblog, maka jangan sampai ngeblog tidak fokus.

Apa saja penyebab ngeblog tidak fokus? Berikut adalah beberapa hal yang membuat saya tidak fokus dalam ngeblog.

Terlena dengan membaca berita atau artikel di internet, apalagi kalau yang saya baca cukup menarik terkadang membuat saya terlena dan lupa waktu akhirnya ketika mau nulis males. Karena otak sudah lelah duluan. Maka latihan untuk disiplin sangat diperlukan. Misal ketika menyalakan komputer, tanamkan dalam diri, apa yang tadi akan saya kerjakan? Langsung saja fokus pada apa yang akan dikerjakan.

Terlalu asyik dengan media sosial. Saya sering ketika selesai membuat postingan di blog dan hendak membaginya di halaman facebook saya akhirnya terlena fb-an karena melihat status teman yang menurut saya asyik. Akhirnya lupa deh kalau rencana saya tadi mau ngeblog.

Sibuk dengan kerjaan offline. Ketika hendak ngeblog ada kalanya saya diharuskan melakukan kegiatan di rumah yang tadi belum selesai akhirnya menyita waktu untuk ngeblog. Untuk mengatasinya usahakan agar pekerjaan-pekerjaan rumah lainnya diselesaikan terlebih dahulu agar tidak mengganggu ketika ngeblog.

Demikian itu adalah beberapa penyebab terkadang yang membuat saya tidak fokus dalam ngeblog dan bahkan sampai-sampai tidak jadi ngeblog alias gagal dan ditunda untuk lain waktu.

Apa yang membuat Anda tidak fokus dalam ngeblog?

Suasana Idul Adha di Lokasi Sawitan Kalimantan

Idul adha tahun ini 1436 H bertepatan dengan 24 September 2015 saya berkesempatan melaksanakannya di Kalimantan karena sudah hampir setahun saya tinggal di Kalimantan.

Jika dibandingkan dengan suasana Hari raya qurban di Jawa Tengah tempat saya berasal, sepertinya suasana Idul Adha di perkebunan sawit tidak terlalu berbeda. Untuk pelaksanaannya dilakukan di masjid dan saya belum pernah melaksanakannya di tanah lapang seperti lapangan atau alun-alun.

Apalagi akhir-akhir ini adalah musim kemarau yang cukup panjang jadi banyak debu berterbangan di jalanan yang mengharuskan para pengguna jalan untuk berhati-hati bahkan lebih aman kalau mengenakan masker.

Memang merayakan hari raya seperti idul fitri atau idul adha tidak di kampung halaman terasa ada yang beda dan kurang meriah karena ketiadaan berkumpul dengan anggota keluarga besar tercinta. Inilah perbedaan yang sangat terasa di hati saya. Namun inilah kehidupan, hidup memang perjuangan dan pengorbanan. Berkorban harus jauh dari keluarga tercinta guna mencari nafkah untuk kehidupan yang lebih baik, semoga.

Itulah curhatan saya berkenaan dengan suasana hari raya idul adha tahun ini yang saya laksanakan di tanah Kalimantan, walaupun berjauhan dari keluarga yang penting ada kedekatan hati.

Thursday, September 24, 2015

Minder Sebagai Blogger Pemula

Apakah Anda sebagai blogger pemula pernah merasa minder?

Ini adalah perasaan saya ketika mengunjungi blog-blog profesional dan sudah bisa dikatakan sebagai blogger sukses dan berpenghasilan dari blog. Tujuan saya ketika mengunjungi blog orang lain adalah untuk belajar bagaimana mereka sukses menjadi blogger.

Namun selain saya belajar tentang blogging, saya terkadang merasa minder dengan blog saya bila dibandingkan dengan blog milik mereka yang sudah sukses. Karena jika dibandingkan rasanya blog saya tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan mereka yang sudah berpengalaman.

Beberapa hal yang membuat saya merasa minder adalah:

1. Tulisan saya masih acak-acakan karena saya masih asal-asalan menulis. Itu saya akui karena saat ini saya masih dalam tahap latihan menulis. Jadi masih dalam proses membiasakan diri menulis dengan tujuan supaya lama-lama mahir menulis.

2. Blog saya masih gratisan jika dibandingkan dengan mereka yang sudah berplatform wordpress serta hosting dan domain sendiri.

3. Pengunjung blog masih bisa dihitung dengan angka karena belum banyak.

4. Dari segi penghasilan, saya belum pernah gajian dari aktifitas ngeblog saya.

Itulah beberapa alasan yang terkadang membuat saya merasa minder dalam ngeblog jika dibandingkan dengan para blogger professional. Namun demikian hal ini bukannya akan membuat saya patah semangat untuk ngeblog, tapi justru sebaliknya ini akan membut saya menjadi lebih bersemangat lagi dalam menekuni dunia blogging.

Dan akan membuat saya sadar bahwa saya harus bekrja lebih keras dari pada biasanya. Karena itulah cara agar saya bisa sukses.

Saturday, September 19, 2015

Ingin Membuat Blog Bahasa Inggris

Setelah sekian lama ngeblog dengan bahasa indonesia (bukan bahasa ibu, karena saya orang Jawa jadi bahasa ibu saya juga bahasa Jawa). Saya terpikirkan juga untuk membuat blog berbahasa inggris. Hitung-hitung untuk latihan nulis dalam bahasa inggris, ya bukannya lagi sok dan dianggap pamer. Namanya juga orang ingin belajar, karena saya sedikit bisa bahasa inggris dan dengan menulis dalam bahasa inggris diharapkan selain ilmu saya tidak hilang juga untuk mengasah kemampuan bahasa inggris saya supaya lebih baik lagi.

Untuk blog bahasa inggris sebenarnya saya sudah punya sekitar dua, tetapi sudah lama tidak saya update karena mungkin temanya yang terlalu berat jadi tidak bisa produktif menulis. Nah sekarang keinginan saya itu muncul lagi untuk membuat blog bahasa inggris tetapi temanya bebas supaya lebih produktif menulis, itu harapan saya. Biar bagaimanapun juga blog bahasa inggris peluang kedepannya sangat bagus karena pengunjungnya adalah orang sedunia karena bahasa inggris digunakan di banyak negara dan sebagai bahasa kedua.

Untuk tujuan utama saya membuat blog bahasa inggris adalah saya ingin mempunyai blog yang bisa go internasional. Walaupun orangnya belum bisa go internasional ya minimal blog saya bisa go internasional.

Dari mana saya belajar bahasa inggris?

Ya, walaupun ilmu bahasa inggris saya masih pasif tetapi saya pernah belajar bahasa inggris secara intens. Berikut adalah beberapa alasan yang membuat saya harus PeDe menulis dalam bahasa inggris.

Pernah kuliah jurusan bahasa inggris.
Saya dulu pernah sempat kuliah dan jurusannya adalah pendidikan bahasa inggris, walaupun tidak sampai selesai karena keterbatasan biaya.

Pernah mengajar bahasa inggris.
Walaupun saya tidak pinter bahasa inggris tetapi dulu saya punya keberanian membuka les bahasa inggris di rumah saya. Bahkan saya pernah menjadi guru bahasa inggris di sekolah dasar.

Suka nonton film barat.
Salah satu hobi saya juga adalah menonton film barat yang umumnya memakai bahasa inggris. Pada saat itulah saya bisa belajar bagaimana orang luar negeri sana ngomong bahasa inggris walaupun saya akui cara mereka berbicara memang cukup sulit untuk dipahami.

Itulah beberapa alasan yang melatar belakangi kenapa saya harus menulis blog dalam bahasa inggris.

Malasnya Masuk Kerja Pada Hari Minggu

Karena hari ini saya lagi belum ada ide untuk diposting di blog ini, akhirnya saya tulis saja apa yang ada di pikiran saat ini.

Namanya juga sebagai karyawan maka mau tidak mau harus mengikuti aturan atasan di tempat kerja. Ya walaupun dengan berat hati tetapi what can I do, I have no choice. Saya sendiri adalah termasuk orang yang tidak terlalu menikmati pekerjaan sebagai seorang karyawan, alasannya itu tadi, karena terikat dan tidak bebas.

Bukankah semua pekerjaan seperti itu, terikat dan harus mengikuti aturan?
Iya juga sih, bukannya saya tidak bersyukur tetapi bukankah hidup itu sebuah pilihan? Kita bisa memilih jalan hidup kita yang bisa kita sesuaikan dengan keinginan kita? Sepertinya saya bukannya tidak atau kurang bersyukur, ini dibuktikan dengan saya yang mau mengikuti aturan dimana tempat saya bekerja.

Terus kalau tidak ingin menjadi karyawan, mau jadi apa dong?
Ya menjadi seorang pengusaha, pebisnis, wirausaha. Apapun istilahnya intinya itu. Alasannya karena tidak terikat dan kita lebih bebas mengatur usaha kita tanpa adanya tekanan dari atasan. Itulah merdeka menurut saya. Dan saya akan berusaha untuk mewujudkan itu. Merdeka atau mati (mengenang perjuangan para pendahulu).

Kembali ke masalah pekerjaan, saya merasa kurang bersemangat jika waktu libur yang seharusnya bisa saya manfaatkan untuk hal lain akhirnya masih pusing dengan pekerjaan rutinitas. Jadi dalam hati sebenarnya sudah gembira pada hari sabtu karena alam bawah sadar saya adalah besok libur bisa istirahat. Dan ketika saya bertemu dengan atasan dan disuruh untuk berangkat besok jam setengah sembilan pagi saya hanya bisa menjawab: I... i... iya pak saya akan berangkat.

Jadi itulah perasaan saya yang setengah hati mengiyakan sebuah perintah atasan. I have no choice.

Ya, mungkin itu adalah sisi negatif saya mohon jangan dituru di rumah anda aksi ini hanya boleh dilakukan oleh profesional (laugh)...

Tuesday, September 15, 2015

Hadapilah Hidup Dengan Senyuman

Hidup memang susah untuk diprediksikan, terkadang susah terkadang mudah. Namun bukan berarti hidup itu susah terus ataupun mudah terus.

Jika hidup sedang mudah, maka hampir bisa dipastikan setiap orang tidak akan bermasalah jika dalam keadaan yang mudah dan kecukupan. Namun apa jadinya kalau hidup serasa tidak berpihak dengan kita? Wahai para jiwa pejuang, ingatlah hidup itu harus terus berjalan, jangan sampai kerasnya hidup membuat kita merasa down, serasa sempit dan serasa berat untuk dijalani. Apa yang harus kita lakukan jika kita dalam keadaan sulit? Tetap hadapilah, hadapilah apapun yang sedang kita hadapi, dalam kondidi sesulit apapun dalam hidup ini, hadapilah dengan kebesaran hati. Terus jalani, hadapi dan lakukanlah hal terbaik yang bisa dilakukan.

Yakinlah hidup itu terus berputar, yang akan terus berganti dan tidak akan selamanya di dunia ini kita akan mengalami masa sulit.

Hadapilah apapun keadaan dalam hidup, hadapilah dengan senyuman dengan kebesaran hati ini. Dan yakinlah dengan diiringi usaha semua akan berlalu.

Masalah adalah anugerah, masalah adalah masa pembelajaran bagi jiwa yang lemah untuk menjadi lebih tangguh dan menjadi lebih baik dari sebelumnya. Jangan pernah lari dari masalah yang sedang dihadapi, hadapilah.

Hadapilah hidup itu dengan senyuman, tidak ada gunanya untuk mengeluh. Jangan pernah menyerah dan jangan pernah mundur. Hadapilah masalah dengan senyuman. Disitulah potensi diri kita akan terasah dengan sendirinya, disitulah saat terbaik agar kita mengeluarkan potensi diri terbaik kita.

Mari bangkit dari keterpurukan ini, bangkit dari kemalasan jiwa, bangkit dari kebodohan untuk terus belajar dalam hidup ini. Bangkit dari perasaan-perasaan yang melemahkan diri kita.

Apapun keadaan yang sedang kita alami, hadapilah.

Sunday, September 13, 2015

Cara Mudah Membuat Artikel Unik

Artikel unik memang sangat penting dalam dunia blogging, tujuannya jelas untuk menjadikan blog kita unik baik dimata mesin pencari ataupun bagi pengunjung. Dengan artikel unik maka blog kita akan menjadi blog yang unik juga. Unik yang dimaksud disini bukan unik yang berkaitan dengan hal-hal uang aneh ataupun hal-hal yang langka. Tapi unik disini adalah unik karena tidak sama dengan blog orang lain. Walaupun misalnya kita mempunyai blog yang membahas tentang tema yang sama dengan orang lain tapi kalau isinya dari sudut pandang yang berbeda bisa dikatakan blog kita unik.

Bagaimana cara membuat artikel unik?
Untuk membuat artikel yang unik sebenarnya adalah mudah. Karena sebenarnya setiap orang itu unik. Setiap orang itu berbeda-beda. Tidak ada orang yang sama di dunia ini. Dalam satu keluarga besar misalnya, walaupun terdiri dari banyak orang sudah bisa dipastikan tidak ada yang sama. Walaupun ada orang yang mirip tetapi tidak sama bahkan saudara kembar sekalipun sebenarnya merekapun mempunyai perbedaan tidak hanya dari segi fisik. Jika Anda sering melihat saudara kembar maka Anda bisa membedakan mana si A dan mana si B. Berbeda kalau Anda jarang melihat anak kembar itu, maka sulit untuk membedakannya.

Apa hubungannya dengan artikel unik?
Artikel akan menjadi unik kalau itu berasal dari pemikiran sendiri walaupun idenya sama tetapi kalau ditulis dengan gaya penulisan sendiri maka akan menjadi unik. Karena setiap orang itu unik dan mempunyai ciri khas masing-masing. Jadi lebih menjadi diri kita sendiri. Karena setiap diri kita itu unik.

Apapun ide yang akan kita tulis kalu ditulis dengan cara kita sendiri maka artikel itu akan menjadi artikel unik. Disini sebenarnya ada peluang besar untuk mencari ide sebanyak-banyaknya dari sumber yang tak terhingga banyaknya di internet. Dan menuliskannya kembali dengan gaya bertutur kita sendiri. Bukankah sering kita jumpai di media-media berita misalnya kata-kata seperti: "dikutip dari..." dan kata-kata semacamnya yang menunjukkan sumber berita itu dari sumber lain.

Jadi untuk apa takut bersaing? Jadilah diri sendiri karena setiap diri kita adalah unik.

Demikianlah ulasan singkat saya tentang bagaimana cara membuat artikel unik baik bagi pembaca maupun mesin pencari. Semoga bermanfaat.
Baca juga: Tips Menulis Bagi Blogger Pemula